Anak-Anak Penggemar Game?

That's fine Ayah Bunda! Elon Musk --founder Paypal, Tesla dan SpaceX-- adalah maniak game sejak kecil. Bahkan, pada usia 12 tahun dia mempublish game pertamanya: Blastar. Biarkan anak-anak bahagia dengan dunianya dan kita sebagai orang tua sekedar mengarahkan. Kami akan membantu Ayah Bunda mengarahkan anak-anak agar mereka tanpa sadar menjadi jago IT sejak kecil: menjadi programmer, designer atau content writer.  

Dengan model biaya belajar satu kali untuk selamanya (tanpa SPP), Ayah Bunda tidak perlu berpikir berat masalah biaya belajar. Bersama-sama kita akan membangun generasi anak-anak Indonesia di dunia yang makin kompetitif ini.



Tahap Pertama

Ijinkan, dampingi dan pantau anak-anak untuk mulai mengenal game dan menyukainya. Meski terlihat seperti bermain, namun sesungguhnya anak-anak tanpa sadar sedang mempelajari berbagai istilah IT/pemrograman yang akan menjadi fondasi sangat penting bagi langkah mereka di dunia IT



Tahap Kedua

Setelah mereka familiar dengan komputer melalui berbagai game edukatif yang sudah kami pilihkan, kita akan bersama-sama mengarahkan anak-anak ke berbagai task yang lebih serius, dengan menggunakan berbagai layanan di Internet dan aplikasi-apliasi di Google PlayStore/Apple AppStore.



Tahap Ketiga

Ini adalah tahap dimana anak-anak sudah siap daya nalar-nya untuk mulai menapaki tahapan menjadi programmer / designer / publisher. Setelah sebelumnya mereka menjadi konsumer, di tahap anak-anak akan mulai mempelajari berbagai bahasa pemrograman / aplikasi design / aplikasi pembuat konten.

Pemrograman Dasar dengan Scratch

Scratch adalah alat bantu pemrograman berbasis visual yang unik. Ia dikembangkan oleh Massachusetts Institute of Technology, MIT. Setelah melalui berbagai uji coba, kami akhirnya memilih Scratch sebagai tool awal yang kami ajarkan dalam kelas Pemrograman Dasar, karena dengan Scratch anak-anak kita akan tanpa sadar mempelajari algoritma --langkah-langkah berpikir seperti komputer-- dengan